Terjemahan | Kitab Maqashid Shaum Pdf //top\\

[Insert link to PDF file]

Kitab asli aslinya sangat tipis (kitab saku). Versi terjemahannya pun sangat nyaman dibaca dalam sekali duduk.

At the heart of the treatise is the concept of Maqashid (objectives or purposes). Imam Izzuddin challenges Muslims to look beyond the basic legal requirements of refraining from food, drink, and marital relations from dawn to sunset. He argues that while fulfilling the physical conditions of the fast fulfills the legal obligation, the true essence of fasting lies in achieving its spiritual and ethical goals. According to the author, fasting is fundamentally an exercise in self-restraint and the purification of the soul. By temporarily depriving the physical body of its basic needs, the believer weakens the ego (nafs) and cultivates a state of heightened God-consciousness (taqwa). Terjemahan Kitab Maqashid Shaum Pdf

Syaikh Izzuddin menekankan tujuh poin utama mengapa seorang muslim harus berpuasa: Meninggikan derajat Raf’u Darajat Menghapus dosa Takfir al-Khathi’at Menundukkan syahwat Kasru asy-Syahawat Memperbanyak sedekah Taksir ash-Shadaqat Menyempurnakan ketaatan Taufir ath-Tha'at Mensyukuri nikmat yang tersembunyi Syukru ‘Alimat al-Khafiyyat Mencegah niat bermaksiat Az-Zajru ‘an al-Khawathir al-Ma’ashi 4. Sumber Unduhan (PDF)

Kadang tersedia dalam bentuk e-pub.

Rasa lapar membangkitkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap fakir miskin yang kelaparan sepanjang tahun. C. Adab-Adab Berpuasa

Imam Izzuddin merangkum berbagai keutamaan puasa berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis, di antaranya: Puasa sebagai perisai dari api neraka. [Insert link to PDF file] Kitab asli aslinya

Memiliki ⁠Terjemah Maqosidu Siyam dalam bentuk PDF (e-book) memberikan beberapa keuntungan:

Ketika seseorang merasakan perihnya lapar, hatinya akan lebih mudah tergerak untuk membantu fakir miskin yang kelaparan sepanjang tahun. Imam Izzuddin challenges Muslims to look beyond the

Dokumen PDF dapat disimpan di smartphone, tablet, atau laptop, sehingga bisa dibaca kapan saja, termasuk saat beri'tikaf di masjid atau di sela-sela waktu istirahat kerja.

Necesitas ayuda? Hablemos!